Bagi lelaki belum menikah, melihat perempuan mandiri, yang mampu melakukan hal2 kecil hingga hal besar seorang diri mungkin itu terlihat mempesona. Melihat seorang wanita yg cerdas, mampu memimpin sebuah kegiatan, memberi ide2 cemerlang dan sukses di dalam karir dan pendidikan mungkin akan merasa betapa beruntung laki2 yg bisa memilikinya.
Tapi ternyata semua itu akan sirna ketika berada dalam sebuah ikatan pernikahan. Sudah ditakdirkan seorang laki2 itu dominan, memimpin, meletakkan dirinya jauh diatas wanita.
Sering saya katakan, betapapun hebatnya seorang wanita diluar sana, secemerlang apapun kariernya, ketika berada dirumah, ia tetap harus menjadi makmum lelaki. Menjadi pengikut. Ini memperlihatkan bahwa apapun yg tengah kau genggam sekarang meskipun itu emas dan berlian, lepaskanlah...letakkanlah ketika kau berada dirumah. Peganglah alat masak..genggamlah sapu.
Begitulah menurut saya bahwa perempuan bekerja tetaplah seorang istri yg harus patuh pada suami. Setinggi apapun jabatannya, ia tetaplah bawahan bagi suaminya
Namun tentunya hal ini tdk menjadikan seorang laki2 otoriter dan semena mena memperlakukan wanitanya.
Apabila ia benar mencintaimu, ia akan meletakkan harga dirinya untuk memakaikan sepatumu, ia akan membungkuk menghargaimu, ia akan memelukmu mesra meski kau marah2 dan ngomel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar